News Update :

Popular Posts

Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

KENAIKAN BBM : Mei, Pemerintah Siapkan Kebijakan Kenaikan BBM Subsidi

Tuesday, April 16, 2013

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan skenario kenaikan harga BBM subsidi jenis premium dan solar untuk mobil pribadi dari Rp4.500 menjadi Rp6.500-Rp7.000 per liter mulai Mei 2013.
Menteri ESDM Jero Wacik seusai rapat kebijakan BBM bersama seluruh gubernur di Jakarta, Selasa (16/4/2013), mengatakan pihaknya masih mematangkan rencana kenaikan harga BBM yang diberlakukan bagi mobil pribadi tersebut.
“Tunggu saja. Tanggal sudah disiapkan,” katanya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengumumkan opsi kebijakan BBM bersubsidi yang akan dijalankan.
Menurut Jero, kalau kenaikan harga BBM untuk mobil pribadi diterapkan mulai Mei 2013, maka penghematan subsidi BBM yang didapat bisa Rp21 triliun.
Ia juga mengatakan, hampir semua gubernur menyetujui rencana opsi yang akan diambil pemerintah.
“Tadi mengerucut Rp6.500 per liter untuk mobil plat hitam. Bahkan, ada beberapa gubernur yang minta langsung ke harga keekonomian. Artinya, opsi kenaikan itu sudah setuju,” ujarnya.
Menurut dia, prinsip kebijakan BBM yang akan diambil adalah mengalihkan 77 persen subsidi BBM yang kini salah sasaran.
Pemerintah, lanjutnya, akan mempersiapkan kebijakan secara cermat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar.
Sebelumnya, Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan, sebanyak 55 persen dari sekitar 5.000 SPBU yang ada di seluruh Indonesia akan menjual premium subsidi dengan harga Rp6.500 per liter.
Sedangkan, 45 persen sisanya akan menjual premium seharga Rp6.500 per liter.
Untuk solar, skenarionya adalah 90 persen SPBU akan menjual dengan harga Rp4.500 dan 10 persen lainnya menjual Rp6.500 per liter.
Di samping itu, terdapat 34 SPBU yang akan menjual harga Rp4.500 dan Rp6.500 per liter, karena hanya ada satu di daerah tersebut.

Berbalik Arah, IHSG Sementara Ditutup Menguat 0,64%

Ilustrasi (JIBI/Bisnis Indonesia/Alby Albahi)
JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (16/4/2013), berbalik arah menguat sebesar 31,38 poin atau 0,64% ke level 4.925,97.
Pada sesi pembukaan perdagangan pagi tadi, indeks sempat melemah 13,25 poin atau 0,27% ke level 4.881,34. Namun pada saat menyentuh level 4.856,30, indeks langsung berbalik arah dengan berak bullish hingga sesi I berakhir. Sepanjang sesi I, indeks bergerak berada pada kisaran 4.856,30-4.926,15.
Di pihak lain, nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar AS sebesar Rp6 atau 0,06% pada level Rp9.720/US$.
Saham BUMI tercatat sebagai saham yang teraktif diperdagangkan sepanjang sesi I disusul kemudian saham SUGI dan TIFA. Rebound IHSG pada sesi I dipicu oleh tujuh sektor yang bergerak positif yang dipimpin oleh sektor infrastruktur sebesar -2,11%. Tiga sektor yang bergerak negatif adalah sektor agrikultur, pertambangan, dan konsumen.
Dari regional, bursa Asia bergerak mixed dengan mayoritas berada di zona merah seperti Indeks Nikkei 225 turun 0,08%, Kospi naik 0,12%, Hang Seng turun 0,57%, dan ASX 200 turun 0,30%. Berdasarkan data perdagangan Indo Premier Securities, sebanyak 70 saham menguat, 143 saham melemah, 84 saham tak bergerak, dan 141 saham tak diperdagangkan.
Frekuensi perdagangan di pasar reguler pada sesi I juga tercatat 67.337 kali dengan 4,4 juta lot saham senilai Rp2,25 triliun. Investor asing tercatat melakukan transaksi beli sebesar Rp906,4 miliar dengan transaksi jual sebesar Rp973,6 miliar sehingga asing membukukan transaksi jual bersih Rp67,3 miliar. (ra)
Saham Pencetak Untung Terbesar:
* PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) +Rp900 ke Rp4.525
* PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) +Rp550 ke Rp7.400
* PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) +Rp400 ke Rp37.900
Saham Pencetak Rugi Terbesar:
* PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) –Rp1.500 ke Rp82.500
* PT Tembaga Multi Semanan Tbk (TBMS) -Rp650 ke Rp7.400
* PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) -Rp650 ke Rp2.150